BERITA

Usai Viral di Medsos soal Pengamanan Revitalisasi SMAN Sukma Nias, Dansubdenpom I/2-5 Nias Tegaskan Hal Itu Tidak Benar

×

Usai Viral di Medsos soal Pengamanan Revitalisasi SMAN Sukma Nias, Dansubdenpom I/2-5 Nias Tegaskan Hal Itu Tidak Benar

Sebarkan artikel ini
Dansubdenpom I/2-5 Nias, Kapten CPM Hendri Silalahi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026). (Putra/Radarsumbar)

GUNUNGSITOLI, RADARSUMBAR.COM – Rekaman video yang memperlihatkan adu mulut antara seorang personel TNI dan seorang aktivis di kawasan proyek revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, viral di media sosial. Video tersebut memicu beragam tanggapan publik setelah narasi yang beredar mengaitkan nama Dansubdenpom I/2-5 Nias dengan dugaan keterlibatan dalam pengamanan proyek.

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Dansubdenpom I/2-5 Nias, Kapten CPM Hendri Silalahi, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya tidak pernah dilibatkan maupun terlibat dalam pengamanan proyek revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias.

Menurut Hendri, peristiwa yang terekam dalam video itu terjadi pada 19 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu dirinya bersama empat personel sedang melaksanakan survei rute menuju dua lokasi jembatan karya bakti TNI di Kabupaten Nias sebagai bagian dari persiapan kunjungan pejabat TNI yang semula dijadwalkan pada 30 Juni 2026 sebelum akhirnya ditunda.

Baca Juga  Kemenkes Dorong Pemda Percepat Vaksinasi Dosis Kedua, Ini Panduannya!

Dalam perjalanan kembali, rombongan menerima informasi dari seorang warga mengenai adanya keributan di lokasi proyek yang menyebut nama jabatan Dansubdenpom I/2-5 Nias sebagai pihak yang diduga melakukan pengamanan proyek.

Merasa informasi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, Kapten Hendri bersama anggotanya memutuskan singgah ke lokasi untuk memberikan penjelasan secara langsung kepada masyarakat.
“Kami berinisiatif datang ke lokasi untuk mengklarifikasi bahwa dugaan tersebut tidak benar. Hingga saat ini kami tidak pernah terlibat ataupun melibatkan diri dalam kegiatan pengamanan di lokasi proyek seperti isu yang beredar di media sosial,” ujar Kapten CPM Hendri Silalahi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, setibanya di lokasi mereka menemui sejumlah warga yang berada di sebuah warung di sekitar area proyek. Dalam situasi itu, seorang yang tidak dikenalnya merekam kedatangan mereka sambil menyampaikan tuduhan yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta.

Baca Juga  Tiga Rumah di Bima Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang

Meski terjadi adu argumen, Hendri menegaskan dirinya bersama anggota tetap mengedepankan sikap profesional dan tidak terpancing emosi. Setelah memberikan penjelasan kepada masyarakat, rombongan kemudian meninggalkan lokasi.

Kapten Hendri kembali menepis tudingan bahwa Subdenpom I/2-5 Nias memiliki kepentingan terhadap proyek revitalisasi sekolah tersebut maupun menggunakan kewenangan jabatannya untuk melakukan intimidasi.

“Kami tidak memiliki kepentingan apa pun dalam kegiatan proyek, apalagi menggunakan kewenangan jabatan. Kami juga tidak bermaksud mengintimidasi siapa pun. Klarifikasi ini kami sampaikan agar informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari,” tegasnya.

Ia berharap dengan meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai peristiwa yang viral di media sosial tersebut. (rdr/tanhar)