BERITA

Teror terhadap Pers, Komisi III DPR Minta Pelaku Penyerangan PWI Solsel Ditangkap

×

Teror terhadap Pers, Komisi III DPR Minta Pelaku Penyerangan PWI Solsel Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Kondisi Sekretariat PWI Solsel yang dirusak OTK. (dok. tangkapan layar)
Kondisi Sekretariat PWI Solsel yang dirusak OTK. (Foto: FB/Hendrivon)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian mengusut tuntas penyerangan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat, yang diduga sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja pers.

“Ini teror terhadap pers. Polisi harus segera usut tuntas siapa dalangnya karena pasti ada kepentingan pihak tertentu yang mungkin tidak ingin kasusnya dibuka oleh pers,” ujar Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Sahroni menegaskan tidak boleh ada pembiaran terhadap tindakan intimidasi maupun kekerasan yang menyasar insan pers karena dapat mengganggu kebebasan pers dan kerja jurnalistik, khususnya di daerah.

Menurut dia, pengungkapan kasus secara cepat penting dilakukan agar aksi serupa tidak kembali terjadi dan tidak menimbulkan rasa takut di kalangan jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

Baca Juga  Perjuangkan Sinyal, Listrik dan Gas, Andre Rosiade Solusi untuk Sumbar

“Secara umum, saya tidak ingin teror seperti perusakan kantor, penyiraman air keras, pengiriman anggota tubuh binatang, dan sebagainya semakin marak,” katanya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada pelaku apabila terbukti melakukan tindak pidana perusakan dan intimidasi terhadap pers.

“Ketika ada kasus seperti ini, harus diusut tuntas dan dicari pelakunya sampai ketemu. Pastikan juga dijerat dengan hukuman berat,” ujar Sahroni.

Sebelumnya, kantor PWI Solok Selatan dilaporkan diserang oleh sekelompok orang tak dikenal pada Senin (18/5) malam. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada gedung sekretariat organisasi wartawan itu.

Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies memastikan pihaknya telah menempuh jalur hukum terkait penyerangan tersebut.

Baca Juga  Dilantik Lagi Jadi Anggota DPR RI, Andre Rosiade: Saya akan Pastikan Percepatan Pembangunan Sumbar

Kasus penyerangan kantor PWI Solok Selatan kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kerja jurnalistik dan keamanan insan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta penyampaian informasi kepada publik. (rdr/ant)