JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kondisi di wilayah terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Sulawesi pada Senin (8/6) masih aman dan terkendali.
Tim gabungan di daerah terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan keselamatan masyarakat serta mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi di lapangan.
Berdasarkan laporan cepat dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud dan BPBD Kota Manado, guncangan gempa dirasakan dengan intensitas lemah selama sekitar dua hingga tiga detik.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan hingga saat ini belum terdapat laporan signifikan terkait dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
“Hingga saat ini, tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan guna memantau setiap dampak yang ditimbulkan pascagempa serta memastikan kondisi pesisir tetap aman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin.
Meski belum ada laporan dampak signifikan, seluruh unsur penanggulangan bencana tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan dan respons cepat apabila terjadi perkembangan situasi.
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BNPB meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, hingga relawan kebencanaan yang telah bersiaga di sejumlah wilayah terdampak.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan jalur komunikasi, pemantauan, dan evakuasi dapat berjalan optimal apabila diperlukan berdasarkan perkembangan informasi resmi dari instansi terkait.
BNPB juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengutamakan keselamatan, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan anak-anak, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Warga juga diingatkan untuk tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya, dan selalu merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas di lapangan,” kata Abdul Muhari.
Sebelumnya, gempa bumi tektonik magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada pukul 06.37 WIB. Menyusul kejadian tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.
BNPB bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan keselamatan masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak. (rdr)












