GUNUNGSITOLI, RADARSUMBAR.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Gunungsitoli resmi memulai rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 melalui agenda doa bersama dan konsolidasi kader yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli, Minggu malam (21/06/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli, para Ketua PAC se-Kota Gunungsitoli, Ketua dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara, Ketua Badan dan Sayap Partai, serta kader PDI Perjuangan di wilayah Kota Gunungsitoli.
Dalam sambutan yang disampaikan mewakili Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi, Pemenangan Pemilu dan Sumber Daya, Adrianus Zega, mengajak seluruh kader untuk bersyukur atas kasih dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh peserta dapat hadir dalam keadaan sehat dan mengikuti pembukaan rangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2026.
DPC PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Momentum tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan, nasionalisme, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Mengangkat tema “Harmoni Pertiwi, Membumikan Pancasila”, PDI Perjuangan Kota Gunungsitoli menyatakan komitmennya untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sejumlah agenda yang telah disiapkan meliputi doa bersama lintas kader, kegiatan gotong royong dan penanaman pohon produktif, serta pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK).
Program pemberian makanan tambahan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung upaya pencegahan stunting yang menjadi perhatian bersama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Dalam orasi yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Pancasila kembali ditegaskan sebagai pedoman yang harus diwujudkan dalam setiap langkah perjuangan partai. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak boleh berhenti sebagai slogan seremonial, melainkan harus tercermin dalam tindakan nyata yang dirasakan masyarakat.
Semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial disebut sebagai prinsip yang harus terus dijalankan melalui berbagai kegiatan dan pengabdian di tengah kehidupan masyarakat.
Menjelang penutupan acara, Adrianus Zega mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat perjuangan Bung Karno. Dengan menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada rakyat sebagai bagian dari tanggung jawab kader partai. (rdr/tanhar)







