GUNUNGSITOLI, RADARSUMBAR.COM – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Gunungsitoli resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP se-Kota Gunungsitoli di Gedung A’Luck, Jalan Gomo, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal partai sekaligus penguatan mesin politik hingga tingkat akar rumput menjelang agenda Pemilu 2029.
Musancab tersebut dihadiri jajaran DPD PDIP Provinsi Sumatera Utara, pengurus DPC PDIP Kota Gunungsitoli, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC se-Kota Gunungsitoli, kader partai, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Ketua DPC PDIP Kota Gunungsitoli, Yanto, menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi. Forum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat disiplin organisasi, soliditas kader, serta arah perjuangan partai agar semakin dekat dengan masyarakat.
Ia menyebut kepengurusan PAC, ranting, hingga anak ranting merupakan ujung tombak kekuatan partai di tengah rakyat. Karena itu, melalui Musancab, PDIP berharap lahir kepengurusan baru yang loyal, disiplin, memiliki kemampuan organisasi, dan berkomitmen terhadap garis perjuangan partai.
“Musancab menjadi momentum memperkuat organisasi dan mempererat komunikasi antar kader hingga tingkat akar rumput,” ujar Yanto.
Yanto juga mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan persatuan dalam menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029. Ia menekankan pentingnya kerja nyata kader di tengah masyarakat agar partai semakin dicintai rakyat.
Hal senada disampaikan Sekretaris DPC PDIP Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli. Ia mengatakan Musancab merupakan langkah strategis untuk memastikan mesin partai tetap solid dan mampu bekerja maksimal di tengah masyarakat.
“Kita ingin seluruh kader tetap kompak, solid, dan terus hadir di tengah rakyat. Musancab ini menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong serta memperjuangkan kepentingan masyarakat,” kata Sowa’a.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Sumatera Utara, Penyabar Nakhe, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musancab merupakan tindak lanjut amanat Kongres PDIP terkait pergantian struktur kepengurusan mulai dari tingkat pusat hingga ranting.
Menurut dia, kader PDIP memiliki tugas utama menjaga komitmen ideologis, soliditas dan militansi, memperkuat komunikasi politik, serta menjalankan tata kelola partai secara baik. Penyabar menambahkan, setelah Musancab, partai akan melaksanakan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) sebagai bagian dari persiapan kader di tingkat akar rumput menghadapi pemilu mendatang.
“Kegiatan Musancab ini sangat penting. Setelah ini akan ada Musanran untuk mempersiapkan kader PDIP di tingkat akar rumput,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PDIP tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi rakyat melalui program kepemudaan, sosial, pertanian, dan perikanan, serta mendorong seluruh pengurus PAC aktif merespons persoalan masyarakat.
Dalam pelaksanaan sidang Musancab, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPD PDI-P Sumut, Yamitema Tirtajaya Laoly, memimpin langsung jalannya sidang bersama pimpinan DPC PDIP Kota Gunungsitoli. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Agustinus Zega, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Usai sidang pemberhentian dan pengangkatan kepengurusan baru PAC, DPD PDIP Provinsi Sumatera Utara langsung melantik seluruh pengurus PAC PDIP se-Kota Gunungsitoli. (rdr/putra)








