BERITA

Pemerintah Siapkan Akses Internet bagi Anak-anak di Huntara Aceh Tamiang

×

Pemerintah Siapkan Akses Internet bagi Anak-anak di Huntara Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (ANTARA/Fathur Rochman)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah akan memperkuat layanan internet di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, guna memastikan anak-anak terdampak banjir tetap dapat mengikuti pembelajaran berbasis digital selama masa pemulihan.

Penguatan konektivitas dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi melalui penambahan sejumlah titik akses (access point) internet di kawasan huntara.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan kebutuhan layanan internet di wilayah terdampak bencana kini tidak hanya untuk mendukung komunikasi darurat, tetapi juga menjadi sarana penting dalam menjaga keberlangsungan proses belajar anak-anak.

“Kami melihat perlunya ada penambahan penguatan kualitas layanan telekomunikasi. Kemungkinan kita akan berkoordinasi dengan BAKTI Komdigi untuk menambah sejumlah access point internet di kawasan ini. Nantinya bisa digunakan untuk anak-anak kita yang berada di huntara agar mereka bisa menggunakan fasilitas internet untuk membantu kegiatan belajar,” ujar Nezar saat meninjau Huntara Kagama Peduli di Kampung Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga  Mendagri: Arus Mudik Lebaran 2025 Lancar, Harga Pangan Terkendali

Menurut Nezar, akses internet menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana. Selain mendukung pendidikan, konektivitas digital juga memudahkan warga mengakses berbagai layanan selama tinggal di hunian sementara.

Ia menegaskan peningkatan kualitas jaringan harus diiringi dengan pemanfaatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan konektivitas yang sudah membaik, kita menginginkan adanya meaningful connectivity, konektivitas yang bermakna. Ini juga yang mencerminkan tagline kita, terhubung, tumbuh, dan terjaga,” katanya.

Penguatan akses internet di kawasan terdampak bencana merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan transformasi digital tetap menjangkau masyarakat, termasuk dalam situasi darurat. Melalui langkah tersebut, proses pembelajaran anak-anak di huntara diharapkan dapat berlangsung lebih optimal hingga mereka kembali ke permukiman tetap.

Baca Juga  Orang Minang Sangat Toleran, Ini Buktinya!

Dalam kunjungan tersebut, Nezar bersama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), jajaran Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Aceh, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menyerahkan 26 unit hunian sementara yang dibangun melalui program Kagama Peduli bagi warga terdampak banjir. (rdr)