BOLA, RADARSUMBAR.COM – Manajemen Semen Padang FC memastikan seluruh kewajiban finansial klub yang berkaitan dengan tunggakan gaji pemain musim lalu telah diselesaikan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam proses pencabutan sanksi FIFA yang saat ini sedang diproses secara administratif.
Pernyataan resmi itu disampaikan melalui akun Instagram resmi Semen Padang FC, Kamis (30/7/2026). Dalam unggahan tersebut, klub menegaskan bahwa dokumen pembuktian pelunasan telah diserahkan kepada pihak terkait dan proses pencabutan status FIFA Registration Ban kini tengah berjalan secara intensif.
General Manager Semen Padang FC, Denny Shulton, mengatakan manajemen berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh kewajiban klub secara profesional dan transparan.
“Kami memastikan seluruh tunggakan gaji pemain musim lalu sudah dilunasi. Dokumen resmi sebagai bukti pembayaran juga telah kami serahkan. Saat ini proses administratif pencabutan sanksi FIFA sedang berlangsung dan kami terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar prosesnya berjalan lancar,” ujar Denny.
Selain memastikan pelunasan kewajiban domestik, Semen Padang FC juga menuntaskan proses transfer dana untuk pemain asing yang menjadi bagian dari penyelesaian kewajiban internasional klub. Menurut Denny, proses transfer dana tersebut telah dieksekusi sepenuhnya dan kini tinggal menunggu proses kliring perbankan internasional.
“Transfer dana untuk pemain asing sudah 100 persen selesai dilakukan hari ini. Karena mekanisme kliring bank luar negeri, kami memperkirakan dana efektif masuk ke rekening penerima dalam waktu satu hingga dua hari ke depan,” jelasnya.
Denny menegaskan bahwa keterbukaan informasi kepada publik menjadi prinsip utama manajemen dalam menangani persoalan ini. Ia berharap langkah penyelesaian yang dilakukan dapat memberikan kepastian kepada seluruh pihak, termasuk pemain, suporter, dan federasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Semen Padang FC bertanggung jawab atas seluruh kewajibannya. Transparansi ini penting agar publik mengetahui bahwa klub sedang bekerja serius untuk menyelesaikan semua proses sesuai aturan FIFA,” katanya.
Manajemen optimistis setelah seluruh kewajiban finansial terpenuhi dan bukti pembayaran diterima, status sanksi FIFA terhadap Semen Padang FC dapat segera dicabut. Dengan demikian, klub berjuluk Kabau Sirah itu dapat kembali menjalankan aktivitas registrasi pemain secara normal dalam persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
“Kami mohon dukungan seluruh masyarakat Sumatera Barat dan suporter Kabau Sirah. Fokus kami sekarang adalah memastikan proses pencabutan sanksi selesai secepat mungkin agar tim bisa berkonsentrasi penuh menatap musim baru,” tutup Denny. (rdr)












