JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Memanaskan mesin mobil sebelum digunakan memang penting, namun tidak perlu dilakukan terlalu lama seperti kebiasaan lama. Seiring perkembangan teknologi, mesin mobil modern kini jauh lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya.
Untuk mobil dengan sistem injeksi, waktu ideal memanaskan mesin hanya sekitar 30 detik hingga satu menit. Tujuannya bukan untuk memanaskan seluruh mesin, melainkan memberi waktu agar oli bersirkulasi ke seluruh komponen.
Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, menjelaskan bahwa saat mesin baru dinyalakan, oli masih berada di bagian bawah mesin.
“Dalam beberapa detik setelah mesin menyala, pompa oli mulai mendistribusikan pelumas ke bagian penting seperti piston, camshaft, dan crankshaft,” ujar Imun, Selasa (14/4/2026).
Ia menambahkan, mobil yang langsung digunakan tanpa jeda sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Namun, jeda singkat tetap dianjurkan untuk mengurangi gesekan awal yang masih tinggi.
Sebaliknya, memanaskan mesin terlalu lama, lebih dari 5 hingga 10 menit, justru tidak efisien karena mesin hanya idle dan membakar bahan bakar tanpa menghasilkan pergerakan.
“Membiarkan mesin idle terlalu lama membuat konsumsi BBM lebih boros karena kendaraan tidak menempuh jarak,” kata Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menurut Jayan, saat mesin masih dingin, emisi karbon cenderung lebih tinggi karena suhu kerja belum ideal. Namun, kondisi tersebut akan normal seiring meningkatnya suhu mesin.
“Proses ini tidak membutuhkan waktu lama, sehingga memanaskan mesin secukupnya saja sudah cukup,” ujarnya.
Faktor suhu lingkungan juga berpengaruh. Di daerah dingin, waktu pemanasan bisa sedikit lebih lama dibandingkan wilayah tropis seperti Indonesia.
Cara terbaik setelah mesin dinyalakan adalah menunggu sejenak, lalu mulai berkendara dengan kecepatan rendah dan putaran mesin ringan (RPM rendah) agar suhu kerja tercapai secara bertahap.
Imun mengingatkan agar pengemudi tidak langsung menginjak pedal gas dalam-dalam saat mesin masih dingin.
“Komponen mesin belum memuai sempurna sehingga berisiko mempercepat keausan,” katanya.
Selain mesin, komponen lain seperti transmisi dan oli gardan juga menyesuaikan saat kendaraan mulai berjalan, bukan ketika idle terlalu lama.
Dengan demikian, waktu ideal memanaskan mesin mobil cukup singkat. Pengemudi disarankan untuk langsung berkendara secara perlahan agar lebih hemat BBM, ramah mesin, dan efisien. (rdr)






