EKONOMI

BI Perluas QRIS Cross Border, Kini Bisa Dipakai di Enam Negara

×

BI Perluas QRIS Cross Border, Kini Bisa Dipakai di Enam Negara

Sebarkan artikel ini
Pembeli melakukan pembayaran secara digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Pasar Tradisional Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (25/11/2023). (ANTARA FOTO/RIFQI RAIHAN FIRDAUS)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Bank Indonesia (BI) terus memperluas implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border sebagai upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional melalui kolaborasi dengan penyelenggara sistem pembayaran, termasuk PT Finnet Indonesia.

Asisten Direktur sekaligus Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia Willy Togi mengatakan QRIS terus berkembang sejak diluncurkan pada 2019. Inovasi tersebut mencakup QRIS Cross Border dan QRIS Tap yang memanfaatkan teknologi near field communication (NFC).

“Perkembangannya sangat masif. Sekarang sudah ada QRIS antarnegara, kemudian yang terbaru ada QRIS Tap yang menggunakan teknologi NFC untuk pembayaran,” kata Willy dalam keterangannya di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan QRIS Cross Border saat ini telah diterapkan di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Layanan tersebut terus dikembangkan untuk memperkuat konektivitas pembayaran sekaligus memudahkan pelaku UMKM menerima transaksi dari wisatawan mancanegara.

Baca Juga  Pemerintah dan BI Perkuat Koordinasi Jaga Stabilitas Rupiah

“Sekarang cukup mencetak QR, wisatawan asing sudah bisa membayar secara digital,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Technology Product & Operation sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Finance & Risk Management PT Finnet Indonesia Anton Daryono mengatakan Finnet terus memperkuat perannya sebagai digital payment enabler dengan mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital melalui layanan sebagai issuer, acquirer, dan payment gateway.

“Kami sangat mendukung inovasi maupun kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia. Harapannya digitalisasi di Indonesia semakin inklusif, lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, serta aman dan andal,” kata Anton.

Ia menjelaskan Finnet terus menyesuaikan pengembangan produk dengan kebutuhan industri dan ketentuan Bank Indonesia. Perusahaan juga menghadirkan berbagai layanan pembayaran digital beserta fitur pendukung bagi merchant, seperti notifikasi transaksi dan Soundbox, guna membuat proses transaksi lebih mudah, aman, dan efisien.

Baca Juga  Kinerja Segmen Syariah Bank Nagari Tumbuh Dua Digit pada 2024

Menurut Anton, penggunaan QRIS juga membantu pelaku UMKM mengurangi ketergantungan pada uang tunai sekaligus meminimalkan risiko dalam bertransaksi.

“Kemungkinan uang palsu tidak ada, kemungkinan dirampok juga tidak ada karena semua transaksi tercatat secara digital,” ujarnya. (rdr/ant)