EKONOMI

Kasus Penyelundupan Emas Meningkat, Menkeu Soroti Penerapan Bea Keluar

×

Kasus Penyelundupan Emas Meningkat, Menkeu Soroti Penerapan Bea Keluar

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut peningkatan kasus penyelundupan emas ke luar negeri pada 2026 diduga dipicu penerapan bea keluar untuk ekspor komoditas tersebut.

“Aktivitas meningkat karena saat ini dikenakan bea keluar untuk emas, sehingga pelaku yang malas membayar mencoba menyelundupkan untuk mengambil keuntungan,” kata Purbaya saat menghadiri pengungkapan kasus penyelundupan 23,793 kilogram emas senilai Rp63 miliar di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Kamis.

Menurut Purbaya, penerapan bea keluar untuk ekspor emas memberikan insentif tambahan bagi sindikat dan pelaku untuk meningkatkan aktivitas penyelundupan demi memperoleh keuntungan.

“Sebelumnya hal ini tidak terlalu marak, namun sekarang marak karena ada insentif tambahan bagi mereka yang membawa keluar tanpa membayar,” ujarnya.

Baca Juga  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Senin: Galeri24 Rp2,59 Juta, UBS Rp2,65 Juta

Kendati demikian, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai meningkatkan pengawasan serta melakukan investigasi untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi pemain utama di balik maraknya penyelundupan emas dari Indonesia.

“Ini diduga kuat memiliki hubungan dengan pihak PETI (penambangan emas tanpa izin). Kebijakan yang diterapkan terbukti cukup mengganggu pihak PETI terkait, sehingga terjadi peningkatan penyelundupan. Pengawasan di semua titik keluar Indonesia akan diperketat,” kata Purbaya.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni mengatakan penemuan kasus penyelundupan puluhan kilogram emas oleh Bea Cukai mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan pihak-pihak terkait.

“Selama ada kegiatan PETI, jaringan penyelundup akan terus melakukan modifikasi modus operandi agar emas dapat keluar dari wilayah Indonesia. PETI dipastikan memiliki kaitan erat dengan penyelundupan ini,” tuturnya.

Baca Juga  Freddo Syukri Terpilih sebagai Ketua Umum FKKSPG 2024-2027

Irhamni memastikan Polri berkomitmen melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penyelundupan emas tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam sindikat.

“Kami juga akan mengawasi pintu-pintu keluar seperti bandara bekerja sama dengan Bea Cukai dan Kementerian ESDM,” kata dia. (rdr/ant)