AGAM, RADARSUMBAR.COM – Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah di Jorong Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (7/8/2026) dini hari. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke permukiman padat di sekitarnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Agam, Fauzi, mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit armada damkar dan 23 personel untuk memadamkan kobaran api yang membakar rumah milik Rosna (94), Farida (76), serta satu unit rumah kosong.
“Kejadian terjadi sekitar pukul 00.40 WIB. Laporan kami terima pada pukul 00.45 WIB, petugas tiba di lokasi lima menit kemudian, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.20 WIB,” ujar Fauzi.
Empat armada yang diterjunkan terdiri atas dua unit dari Posko Damkar Agam Sungai Tanang, satu unit dari Posko Damkar Biaro, satu unit bantuan dari Damkar Kota Bukittinggi, serta satu unit mobil rescue.
Menurut Fauzi, proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Meski lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman dengan jarak antarrumah yang rapat, petugas berhasil mencegah api meluas. “Alhamdulillah, sekitar 15 unit rumah di sekitar lokasi berhasil kami selamatkan dari ancaman kebakaran,” katanya.
Kebakaran pertama kali diketahui warga setelah melihat kobaran api muncul dari bagian atap salah satu rumah. Warga kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran yang langsung bergerak menuju lokasi bersama armada dan personel.
Dalam proses pemadaman, Satpol PP Damkar Agam juga mendapat bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi. Akibat peristiwa tersebut, tiga bangunan mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp350 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Fauzi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan sumber api tidak berada di dekat bahan mudah terbakar, mematikan peralatan elektronik saat meninggalkan rumah, serta rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa. (rdr/ant)












