PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengakomodasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di kantor bupati pada 26 Juni 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat melalui momentum pesta sepak bola dunia tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman, Zahirman, mengatakan pemerintah daerah ingin menjadikan ajang nobar sebagai sarana penguatan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Kami ingin momentum Piala Dunia ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya sektor UMKM,” kata Zahirman di Parit Malintang, Jumat.
Ia menjelaskan, Pemkab Padang Pariaman menyiapkan sekitar 50 unit tenda bagi pelaku UMKM untuk berjualan selama kegiatan berlangsung. Minimal 40 pelaku UMKM dipastikan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Minimal 40 UMKM akan hadir, namun kami siapkan 50 unit tenda,” ujarnya.
Menurut dia, kehadiran UMKM akan menambah semarak kegiatan nobar yang digelar bersama TVRI Sumatera Barat, sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk kuliner dan usaha kreatif.
Dengan demikian, masyarakat yang hadir tidak hanya menyaksikan pertandingan Grup D antara Amerika Serikat melawan Turki, tetapi juga dapat menikmati dan membeli produk unggulan daerah.
“Kita berharap keterlibatan UMKM dalam kegiatan ini mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Zahirman menyebutkan kegiatan nobar ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/46577/SJ tertanggal 14 Juni 2026 tentang penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Pemkab Padang Pariaman bersama TVRI Sumbar dan berbagai pihak telah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Sumbar TB. M. Yusuf Hidayat menyebut Padang Pariaman menjadi kabupaten pertama di Sumatera Barat yang secara resmi menggelar nobar Piala Dunia bekerja sama dengan TVRI.
“Kami mengapresiasi langkah Padang Pariaman yang menjadi kabupaten pertama di Sumatera Barat yang secara resmi menggelar nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, media, dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan daerah. (rdr/ant)












