BERITA

Perbedaan Awal Ramadan, Begini Perkiraan Malam Ganjil Lailatul Qadar 2026

×

Perbedaan Awal Ramadan, Begini Perkiraan Malam Ganjil Lailatul Qadar 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi malam Lailatul Qadar. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Bulan Ramadan 1447 Hijriah segera memasuki sepuluh malam terakhir, periode istimewa bagi umat Islam untuk menantikan malam Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an lebih baik daripada seribu bulan.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftahul Huda, mengatakan Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Pada malam ini, malaikat turun membawa berkah dan menciptakan suasana sejahtera hingga terbit fajar.

“Rasulullah menuntun kita untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan,” ujar Miftahul, Jumat (6/3/2026). Ia menekankan bahwa waktu turunnya Lailatul Qadar tidak dapat dipastikan dan bisa berpindah di antara malam-malam tersebut. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir.

Baca Juga  Ternyata, Ini Alasan Effendi Simbolon Dukung Indonesia Dipimpin Prabowo

Perbedaan awal Ramadan memengaruhi perkiraan malam Lailatul Qadar

Awal Ramadan versi pemerintah & NU: 19 Februari 2026:

Malam ke-21: Selasa malam, 10 Maret 2026

Malam ke-23: Kamis malam, 12 Maret 2026

Malam ke-25: Sabtu malam, 14 Maret 2026

Malam ke-27: Senin malam, 16 Maret 2026

Malam ke-29: Rabu malam, 18 Maret 2026

Awal Ramadan versi Muhammadiyah: 18 Februari 2026:

Malam ke-21: Senin malam, 9 Maret 2026

Malam ke-23: Rabu malam, 11 Maret 2026

Malam ke-25: Jumat malam, 13 Maret 2026

Malam ke-27: Minggu malam, 15 Maret 2026

Malam ke-29: Selasa malam, 17 Maret 2026

Meski tanggal perkiraan berbeda satu hari, inti ajaran tetap sama: perbanyak ibadah pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar. (rdr)