NIAS, RADARSUMBAR.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Desa Lolofaoso, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Rabu (25/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tragis tersebut menewaskan dua orang, yakni seorang ibu dan anak, serta menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit.
Rumah yang terbakar diketahui merupakan bangunan papan berukuran sekitar 6 meter x 7 meter. Api dengan cepat melahap seluruh bagian rumah hingga rata dengan tanah. Seluruh harta benda milik korban dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Nias Utara, Hadiran Zega, menyampaikan bahwa pihaknya segera menerjunkan petugas setelah menerima laporan kejadian. Tim pemadam kebakaran bersama sejumlah armada langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan evakuasi korban.
“Untuk sementara, kami mendapatkan informasi ada dua korban meninggal dunia. Saat menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi dengan sejumlah armada,” ujar Hadiran Zega.
Ia menjelaskan, proses pemadaman menghadapi kendala karena api dengan cepat membesar. Hal ini dipicu oleh material rumah yang seluruhnya terbuat dari papan, sehingga api mudah menjalar ke seluruh bagian bangunan dalam waktu singkat.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menimpa satu kepala keluarga. Dua korban yang meninggal dunia terdiri dari satu anak dan satu orang dewasa. Namun demikian, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait identitas lengkap para korban bersama kepolisian setempat.
“Kami masih melakukan penyelidikan bersama Polres Nias dan Polsek setempat untuk memastikan identitas korban serta penyebab utama kebakaran yang terjadi dini hari tadi,” kata Hadiran.
Selain korban meninggal dunia, satu orang lainnya dilaporkan selamat namun mengalami luka dan kini dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Nias Utara untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, pihak kepolisian juga telah turun tangan untuk menyelidiki insiden kebakaran tersebut.
Kasi Humas Polres Nias, Aipda Motivasi Gea, membenarkan adanya peristiwa yang menimbulkan korban jiwa tersebut.
Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama tim penyidik, termasuk tim forensik, tengah menuju lokasi kejadian guna melakukan penanganan lebih lanjut serta proses identifikasi.
“Izin mas, nanti kita infokan data terbaru ya mas terkait insiden tersebut,” ujar Motivasi Gea saat dikonfirmasi.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api yang menghanguskan rumah tersebut. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari. (rdr/tanhar)












