BERITA

Usai Viral Mahasiswi Keluar karena Hijab, Menhan Pastikan Kadet Muslimah Unhan Boleh Berhijab

×

Usai Viral Mahasiswi Keluar karena Hijab, Menhan Pastikan Kadet Muslimah Unhan Boleh Berhijab

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pengangkatan kadet Unhan. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan kadet perempuan Universitas Pertahanan (Unhan) yang beragama Islam dapat mengenakan hijab selama menjalani pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melalui siaran pers resmi setelah ramai di media sosial mengenai seorang mahasiswi Unhan yang memilih keluar setelah mengaku diminta melepas hijab.

“Menteri Pertahanan RI telah memberikan arahan agar ketentuan penggunaan seragam kadet Unhan disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim,” demikian dikutip dari siaran pers resmi Kemenhan, Minggu.

Kemenhan menjelaskan bahwa pada dasarnya tidak pernah ada larangan bagi mahasiswi Unhan untuk mengenakan hijab. Larangan tersebut juga disebut tidak pernah diatur dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Universitas Pertahanan.

Baca Juga  Teknologi 6G Butuh Spektrum Lebih Besar, Kemkomdigi Kaji Frekuensi Baru

Terkait ketentuan melepas hijab saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Akademi Militer, Magelang, Kemenhan menyebut hal tersebut diterapkan dengan pertimbangan keamanan.

Pelepasan hijab dalam kegiatan tersebut, menurut Kemenhan, dimaksudkan agar kadet dapat bergerak lebih leluasa selama mengikuti latihan.

“Dalam kehidupan sehari-hari, kadet perempuan Muslim dapat menggunakan hijab ketika berada di lingkungan tempat tinggal atau mess serta pada kegiatan tertentu di luar kampus, termasuk saat melaksanakan magang,” demikian keterangan Kemenhan.

Kemenhan menegaskan pihaknya tidak bermaksud membatasi prinsip maupun atribut keagamaan dalam penyelenggaraan pendidikan di Unhan.

“Kadet diarahkan untuk menjadi insan yang beragama sesuai kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mengamalkan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing, baik dalam kedinasan maupun kehidupan pribadi,” kata Kemenhan.

Baca Juga  Segera Meluncur di Indonesia, Realme 12+ 5G Tawarkan Keunggulan Fotografi

Sebelumnya, media sosial ramai dengan pengakuan seseorang yang mengaku telah diterima di Unhan setelah melewati berbagai tahapan seleksi. Namun, beberapa jam setelah dinyatakan lulus, yang bersangkutan memilih keluar karena mengaku diminta melepas hijab oleh pihak penyeleksi.

Kisah tersebut sebelumnya diunggah melalui akun Instagram @wafaahdina. (rdr/ant)