JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis.
Dalam peresmian yang dipusatkan di Desa Bayah Barat dan digelar secara daring tersebut, Kapolri mengatakan pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari upaya Polri membantu meningkatkan akses transportasi dan perekonomian masyarakat.
“Kami telah merampungkan pembangunan jembatan gantung sebanyak 874 unit di 30 Polda,” kata Listyo Sigit.
Menurut dia, keberadaan 874 jembatan tersebut memberikan kemudahan akses transportasi bagi sekitar 2 juta orang, termasuk anak sekolah, pekerja, petani, pelaku usaha, dan masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi lainnya.
Dari jumlah tersebut, pembangunan terbanyak berada di wilayah hukum Polda Banten, yakni 145 jembatan yang tersebar di 203 desa dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Jembatan-jembatan tersebut disebut memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa.
Selain pembangunan jembatan, dalam kegiatan tersebut kepolisian juga menyalurkan 1.500 paket sembako, 1.000 tas sekolah untuk siswa SD dan SMP, serta menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 1.500 warga di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.
“Kami berharap pembangunan jembatan gantung, penyaluran bahan pokok, dan pemeriksaan CKG dapat membantu menyejahterakan masyarakat,” kata Kapolri.
Tokoh masyarakat Banten Selatan Ahmad Sarip mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Desa Darmasari sangat didambakan masyarakat.
Menurutnya, jembatan tersebut menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi sekaligus membantu menekan biaya transportasi warga.
Dengan keberadaan jembatan itu, kata Ahmad, petani dapat lebih mudah membawa hasil bumi, seperti umbi-umbian, pisang, dan buah-buahan, menggunakan sepeda motor menuju pusat pemerintahan kecamatan.
Selain itu, jembatan tersebut memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah maupun warga yang hendak mendapatkan layanan kesehatan dibandingkan menggunakan penyeberangan dengan tali eretan.
“Saya kira manfaat jembatan gantung itu cukup besar untuk menunjang kesejahteraan masyarakat,” kata Ahmad.
Sementara itu, Kepala Desa Bayah Barat, Lebak, Usup Suhendar mengapresiasi pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kapolri, dan Panglima TNI atas pembangunan jembatan yang dinilai penting bagi masyarakat.
Jembatan tersebut memiliki panjang 53 meter dan lebar 1,5 meter. Usup mengatakan keberadaannya diperkirakan akan digunakan sekitar 8.000 warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
“Kami tentu akan menjaga dan merawat jembatan gantung itu agar berlangsung lama kekuatannya,” kata Usup. (rdr/ant)












