BERITA

Baznas Bangun Sekolah Darurat di Gaza, Fokus Pulihkan Psikologis Anak

×

Baznas Bangun Sekolah Darurat di Gaza, Fokus Pulihkan Psikologis Anak

Sebarkan artikel ini
Sekitar 17.000 anak Palestina telah tewas dalam perang Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza sejak Oktober tahun lalu, menurut otoritas setempat pada Minggu (29/9/2024). /ANTARA/Anadolu/py

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI resmi mengoperasikan empat unit tenda sekolah bagi anak-anak pengungsi di wilayah Az-Zawayda, Gaza Tengah, Palestina. Program ini menjadi respons atas hancurnya fasilitas pendidikan akibat konflik berkepanjangan.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan kehadiran tenda sekolah tersebut merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam mendukung masa depan anak-anak Palestina.

“Kami memahami bahwa pendidikan tidak boleh terhenti meski dalam situasi perang. Tenda-tenda ini menjadi simbol harapan agar anak-anak Gaza tetap memiliki akses terhadap pendidikan,” ujar Sodik dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Tenda sekolah yang dibangun di dekat Kamp Ard Az-Zaitoun itu mampu menampung sekitar 550 hingga 600 siswa, baik laki-laki maupun perempuan.

Baca Juga  Jumlah Korban Tewas Serangan Israel di Gaza Capai 42.718 Orang

Fasilitas ini menerapkan sistem pendidikan formal dengan menggunakan kurikulum Palestina untuk menjaga kualitas pembelajaran di tengah keterbatasan.

Selain materi akademik, sekolah darurat ini juga menyediakan program tambahan berupa kelas pendidikan agama dan hafalan Al Quran, yang telah menarik sekitar 100 peserta.

Baznas memastikan operasional sekolah terus diawasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para pengungsi di wilayah Az-Zawayda dan sekitarnya.

Pengawasan di lapangan dilakukan bersama mitra lokal, Darul Quran Alkarim Wassunah, guna memastikan distribusi bantuan serta proses belajar berjalan lancar.

Untuk menjaga efektivitas pembelajaran, kegiatan belajar mengajar dibagi menjadi empat sesi berdasarkan gender dan jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMP.

Baca Juga  Akhiri Perang di Gaza, Inggris, Prancis, Jerman dan Italia Dukung Mediasi Gencatan Senjata

Pembagian ini dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas empat unit tenda yang tersedia di lokasi pengungsian.

Sodik juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan doa dan dukungan demi keberlangsungan pendidikan anak-anak Gaza. (rdr/ant)