BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC akhirnya menyampaikan pernyataan resmi usai dipastikan terdegradasi ke Liga 2 pada musim 2025/2026. Dalam pernyataan tersebut, manajemen menyampaikan permohonan maaf sekaligus komitmen untuk bangkit.
Manajemen mengakui hasil yang diraih musim ini jauh dari harapan dan menimbulkan kekecewaan besar, khususnya bagi suporter dan masyarakat Sumatera Barat.
“Manajemen Semen Padang FC menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh suporter, pecinta sepak bola, serta masyarakat Sumatera Barat atas hasil yang tidak sesuai harapan,” tulis pernyataan resmi klub.
Manajemen juga menegaskan akan melakukan evaluasi total bersama seluruh elemen tim sebagai langkah pembenahan ke depan. Tujuannya agar Kabau Sirah bisa kembali kompetitif dan meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
Sebagai bentuk upaya menjaga dukungan suporter di sisa musim, manajemen turut mengambil kebijakan penyesuaian harga tiket untuk dua laga kandang terakhir di Stadion H. Agus Salim.
Dua pertandingan tersebut akan mempertemukan Semen Padang FC melawan Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Adapun penyesuaian harga tiket yang diberlakukan yakni:
- Tribun Utara dan Selatan: dari Rp50.000 menjadi Rp20.000
- Tribun Timur: dari Rp100.000 menjadi Rp20.000
- Tribun Barat: dari Rp250.000 menjadi Rp100.000
Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk tetap hadir langsung di stadion dan memberikan dukungan kepada tim, meskipun hasil musim ini tidak sesuai harapan.
Di akhir pernyataannya, manajemen juga menyampaikan terima kasih atas loyalitas dan dukungan yang terus diberikan oleh para suporter.
“Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan kembali lebih kuat,” tutup pernyataan tersebut. (rdr)












