TANGSEL, RADARSUMBAR.COM – Presiden Klub Semen Padang FC Andre Rosiade terus mematangkan persiapan tim menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meninjau langsung fasilitas mes baru Semen Padang FC di kawasan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Kamis (26/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang disediakan mampu mendukung kenyamanan, kesehatan, serta kebutuhan pemain dan tim pelatih selama menjalani pemusatan latihan dan persiapan menuju kompetisi.
Langkah itu menjadi bagian dari pembenahan menyeluruh yang dilakukan Andre Rosiade bersama manajemen baru Semen Padang FC. Setelah musim lalu harus terdegradasi ke Liga 2, klub berjuluk Kabau Sirah itu bertekad segera bangkit dan kembali promosi ke Liga 1.
Tak hanya membangun kekuatan skuad melalui perekrutan pemain-pemain berkualitas, manajemen juga menyiapkan berbagai infrastruktur penunjang agar seluruh operasional klub berjalan dengan standar yang lebih profesional.
Sebelumnya, Andre Rosiade juga telah mengumumkan Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, sebagai kandang Semen Padang FC untuk mengarungi Liga 2 musim 2026/2027.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan stadion baru (homebase) Semen Padang FC mengarungi Liga 2 musim 2026/2027 adalah Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi,” kata Andre Rosiade yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR.
Meski memilih Bekasi sebagai homebase, Andre memastikan seluruh aktivitas tim telah dirancang secara matang sehingga tidak mengganggu persiapan pertandingan. Ia meminta para pendukung Semen Padang FC tidak khawatir dengan lokasi mes yang berada di Ciputat.
“Untuk suporter indak usah khawatir jarak Ciputat ka Bekasi jauh, karena satu hari sebelum pertandingan tim kita sudah menginap di Aston Bekasi,” ujar Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Komitmen Andre membangun klub secara profesional juga terlihat dari perhatian terhadap sektor media dan analisis performa tim. Menurutnya, klub modern tidak hanya membutuhkan pemain berkualitas, tetapi juga didukung perangkat teknologi yang memadai.
“Manajemen baru bukan hanya membeli pemain berkualitas dan mempersiapkan pemain, tapi juga mempersiapkan alat-alat pendukung supaya kita bisa melompat di media dan bekerja lebih profesional,” kata Andre.
Untuk mendukung hal tersebut, manajemen telah melengkapi tim dengan berbagai perangkat modern, mulai dari kamera Sony Alpha 7 Mark II, Sony Alpha 7 Mark IV, lensa 200–600 mm dan 70–200 mm, kamera digital 360 derajat, drone DJI, perangkat analisis pertandingan, hingga iPad untuk kebutuhan operasional tim.
Seluruh pengadaan peralatan media yang difasilitasi Andre Rosiade tersebut bernilai hampir Rp300 juta. Investasi itu menjadi bagian dari transformasi Semen Padang FC menuju klub yang dikelola secara profesional, baik dari sisi publikasi, dokumentasi, analisis pertandingan, maupun pengembangan performa tim.
Serangkaian langkah tersebut menegaskan keseriusan Andre Rosiade membangun fondasi baru Semen Padang FC. Tidak hanya membentuk skuad yang kompetitif, tetapi juga menghadirkan tata kelola klub yang modern dan profesional dengan target mengembalikan Kabau Sirah ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim depan. (rdr)












