BERITA

Ekonomi Hijau Didorong, Prabowo: Harus Ciptakan Nilai Tambah bagi Rakyat

×

Ekonomi Hijau Didorong, Prabowo: Harus Ciptakan Nilai Tambah bagi Rakyat

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026). (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus mendorong ekonomi hijau melalui pembangunan sistem nilai ekonomi karbon yang diharapkan dapat memberikan manfaat dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia.

Prabowo mengatakan pemerintah untuk pertama kalinya menerapkan sistem registrasi unit karbon di Indonesia. Selain itu, pemerintah telah mendirikan dan menjalankan bursa nilai ekonomi karbon dengan mengadopsi standar karbon dunia.

“Kita juga menggerakkan ekonomi hijau. Sistem registrasi unit karbon untuk pertama kali kita berlakukan di Indonesia dan bursa nilai ekonomi karbon telah kita dirikan dan telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat.

Baca Juga  Andre Rosiade Dukung Langkah Presiden Prabowo Ajak APEC Bantu RI Kejar Teknologi dan Pendidikan

Menurut Prabowo, upaya menjaga hutan, termasuk hutan lindung, merupakan bagian penting dalam mengurangi emisi karbon.

Pengurangan emisi tersebut, kata dia, dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia melalui mekanisme nilai ekonomi karbon.

“Hutan yang kita jaga, hutan lindung, semua hutan, artinya emisi karbon kita kurangi dan untuk itu bangsa-bangsa yang keluarkan emisi yang besar, dia bersedia bayar kita,” ujarnya.

Prabowo menegaskan pengembangan ekonomi hijau tidak boleh hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Ekonomi hijau harus memberi manfaat kepada rakyat kita. Kita bangun, tetapi harus menciptakan nilai tambah bagi rakyat kita,” kata Prabowo. (rdr/ant)