BERITAHEADLINE

Jenguk Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

×

Jenguk Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers seusai menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). (Foto: Sekretariat Presiden)

BEKASI, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan antara KA jarak jauh Argo Bromo dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam.

Belasungkawa tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk para korban yang dirawat di RSUD Bekasi, Selasa pagi.

“Hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan yang terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah,” ujar Prabowo, sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden juga memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

“Kita akan segera mengadakan investigasi untuk mengetahui bagaimana kejadian ini bisa terjadi,” kata dia.

Baca Juga  Andre Rosiade: Penghapusan Piutang UMKM, Pemberantasan Judi Online dan Narkoba Bukti Presiden Prabowo Paham Aspirasi Rakyat

Prabowo tiba di RSUD Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB dengan didampingi sejumlah pejabat, antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Kedatangannya disambut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, serta pejabat daerah setempat.

Setibanya di lokasi, Presiden langsung memasuki ruang perawatan untuk menjenguk korban. Proses kunjungan tersebut berlangsung tertutup.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut mencapai tujuh orang per Selasa pukul 06.30 WIB.

Selain itu, sebanyak 81 penumpang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan, sementara tiga korban lainnya dilaporkan masih terperangkap di dalam rangkaian kereta.

Baca Juga  Geger, Janjian COD di Jakut, Pelaku Begal Korban Hingga Jarinya Putus

“Korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, luka-luka 81 orang, dan sekitar tiga orang masih terperangkap di dalam kereta,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih delapan jam karena dilakukan secara hati-hati demi keselamatan korban. (rdr/ant)