JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto secara simbolis meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas nasional.
Peresmian dilakukan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa, dan disiarkan secara langsung melalui kanal Sekretariat Presiden.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa jalan daerah memiliki peran strategis sebagai urat nadi perekonomian masyarakat karena mendukung mobilitas orang, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
“Saya merasa bangga dan bahagia karena pembangunan ini telah selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” kata Prabowo.
Secara simbolis, Presiden meresmikan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025 yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia.
“Bismillahirrahmanirrahim, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, dengan ini saya resmikan Instruksi Presiden Tahun 2025 Jalan Daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Prabowo menekankan Indonesia sebagai negara dengan wilayah yang luas dan kondisi geografis yang beragam membutuhkan infrastruktur jalan yang memadai untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Menurut dia, jalan yang baik akan menurunkan biaya logistik karena memperlancar hubungan antara pusat produksi dengan kawasan permukiman maupun pasar.
“Biaya angkut akan menjadi lebih murah apabila konektivitas antarwilayah terbangun dengan baik,” katanya.
Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses transportasi.
“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” ujarnya.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan jalan juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional, termasuk mendukung target swasembada pangan dan swasembada energi.
Menurut Prabowo, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi, tetapi juga bergantung pada kelancaran distribusi hasil produksi ke berbagai daerah.
Presiden turut mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia juga memastikan pemerintah akan terus meningkatkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur hingga ke daerah dan desa-desa pada tahun-tahun mendatang. (rdr/ant)












