JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan kabar yang menyebut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budi Djiwandono memerintahkan kader Fraksi Gerindra mengawasi gerak-gerik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah informasi bohong atau hoaks.
Andre memastikan tidak pernah ada rapat internal maupun instruksi dari Budi Djiwandono yang mengarah pada pengawasan terhadap Gibran sebagaimana narasi yang beredar.
“Kabar atau isu yang mengklaim adanya rapat internal Fraksi Gerindra yang dipimpin Budi Djiwandono untuk mengawasi gerak-gerik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu sepenuhnya hoaks, fitnah, dan tidak berdasar. Itu yang pertama,” kata Andre kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).
Menurut Andre, hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, termasuk dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berjalan sangat baik dan penuh sinergi. Karena itu, narasi yang berupaya menggambarkan adanya keretakan di internal pemerintahan maupun Partai Gerindra tidak memiliki dasar.
“Yang kedua, hubungan antara Pak Prabowo Subianto dan Pak Jokowi, termasuk dengan Mas Gibran, saat ini dalam kondisi yang sangat baik, solid, dan penuh sinergi,” ujarnya.
Andre mengungkapkan dirinya beberapa kali diminta mendampingi Gibran saat melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat, daerah pemilihannya. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa hubungan Gerindra dengan Wakil Presiden berjalan harmonis.
“Salah satu tandanya adalah setiap Mas Gibran datang ke daerah pemilihan saya di Sumatera Barat, saya selalu diajak untuk mendampingi. Waktu undangan pendampingan yang pertama, saya kebetulan tidak bisa hadir karena sedang ada tugas di luar negeri. Saat itu Mas Gibran mengunjungi gereja di Nias untuk memastikan ibadah Natal berjalan lancar,” jelas Ketua DPD Gerindra Sumbar.
Ia menambahkan, pada kesempatan lain Gibran juga mengajak kader Gerindra bersama-sama meninjau wilayah terdampak bencana di Sumatera. Fakta-fakta tersebut, kata Andre, semakin menegaskan tidak pernah ada instruksi pengawasan terhadap Wakil Presiden.
“Bukti-bukti ini menunjukkan hubungan kita sangat baik, tidak ada masalah sama sekali. Sekali lagi, saya memastikan tidak ada perintah dari Mas Budi ataupun rapat internal atau pembahasan sekecil apa pun di Fraksi Gerindra untuk melakukan pengawasan seperti yang dituduhkan,” tegasnya.
Andre menjelaskan, arahan Budi Djiwandono kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra justru berfokus pada tugas kerakyatan, yakni aktif turun ke daerah pemilihan dan memastikan seluruh program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Instruksi dari pimpinan fraksi kepada seluruh anggota DPR dari Gerindra sangat jelas: turun ke dapil dan pastikan program kemaslahatan rakyat berjalan lancar. Narasi miring ini sengaja diproduksi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan mengadu domba kesolidan koalisi pemerintahan,” tutup Andre. (rdr)












