SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Ajang pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Pasaman Barat 2026 melahirkan sosok inspiratif yang diharapkan menjadi agen perubahan di kalangan remaja.
Muhammad Zikri dan Marsha Fahimil Ilmi resmi terpilih sebagai pemenang pada malam puncak Apresiasi GenRe Pasaman Barat 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati, Sabtu (2/5).
Zikri, perwakilan PIK-R SARIS SMA Al Istiqomah, dinobatkan sebagai Duta GenRe putra. Sementara Marsha Fahimil Ilmi dari PIK-R Alfatih MAN 1 Pasaman Barat meraih gelar Duta GenRe putri.
Adapun posisi juara kedua diraih Abdillah Surya Darma (PIK-R Laksamana Truna MAN 3 Pasaman Barat) dan Khansa Salsabila (PIK-R Gemar SMA Negeri 1 Lembah Melintang).
Penghargaan pemenang putra diserahkan Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, sedangkan pemenang putri diserahkan Ketua Dharma Wanita Persatuan Pasaman Barat, Ny. Erisa Doddy San Ismail.
Acara dibuka oleh Bupati Pasaman Barat yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda, Harlina Syahputri. Turut hadir Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Dedi Agustanto, serta sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Harlina menegaskan Duta GenRe diharapkan mampu menjadi agen perubahan melalui pendekatan yang komunikatif dan inspiratif di kalangan remaja.
“Duta GenRe harus hadir sebagai sahabat remaja yang mampu menyampaikan pesan positif secara efektif. Kemenangan sejati bukan di atas panggung, tetapi sejauh mana mereka memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dedi Agustanto mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam menjalankan program GenRe. Ia menekankan pentingnya peran konselor sebaya dalam menghadapi persoalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba dan pernikahan dini.
Ia menambahkan, keberadaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) menjadi ruang strategis bagi remaja untuk mendapatkan edukasi dan pendampingan yang aman.
Kepala DPPKBP3A Pasaman Barat, Armen, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas remaja melalui edukasi dan layanan konseling, sesuai amanat undang-undang.
“Berbagai persoalan remaja, mulai dari kenakalan hingga pelecehan seksual, masih menjadi tantangan. Ajang GenRe menjadi langkah preventif untuk membentengi generasi muda sekaligus menyiapkan perwakilan ke tingkat provinsi,” katanya.
Ketua pelaksana, Ananda Candra, menjelaskan seleksi berlangsung sejak Januari hingga Februari 2026 dengan total 84 pendaftar. Dari proses tersebut, terpilih 19 finalis yang tampil pada malam puncak.
Selain pemilihan duta, panitia juga memberikan penghargaan kepada PIK-R terbaik serta dukungan kepada pelaku UMKM sektor industri kreatif yang dikelola generasi muda Pasaman Barat. (rdr/dedi)










