HEADLINESUMBAR

Pemancing yang Dilaporkan Hanyut di Sungai Batang Mangur Ditemukan Meninggal Dunia

×

Pemancing yang Dilaporkan Hanyut di Sungai Batang Mangur Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Evakuasi jenazah korban hanyut di Batang Mangur, Padang Pariaman. (dok. Basarnas Padang)
Evakuasi jenazah korban hanyut di Batang Mangur, Padang Pariaman. (dok. Basarnas Padang)

PADANG PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Jamalis Putra (61), warga Talau Gondan, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Batang Mangur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (28/7/2026).

Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Tri Desyu Herman, mengatakan pihaknya menerima informasi dari BPBD Padang Pariaman pada Selasa (28/7) sekitar pukul 08.02 WIB mengenai seorang warga yang diduga hilang saat memancing di Sungai Batang Mangur.

“Korban atas nama Jamalis Putra, usia 61 tahun, beralamat di Talau Gondan, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman. Korban sebelumnya pergi memancing pada 27 Juli bersama rekannya. Karena hingga malam tidak kembali ke rumah, pihak keluarga khawatir sehingga dilakukan pencarian,” kata Tri Desyu Herman.

Baca Juga  Andre Rosiade dan Pertamina Tinjau SPBU di Sumbar Pasca Antrean dan Kelangkaan Solar

Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, tim SAR gabungan memusatkan pencarian di sepanjang aliran Sungai Batang Mangur.

“Alhamdulillah, pada pukul 09.58 WIB korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban kami evakuasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” ujarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan sebanyak delapan personel rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 08.20 WIB dan tiba sekitar pukul 09.05 WIB.

“Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” kata Abdul Malik.

Korban ditemukan pada koordinat 0°38’45.56″S – 100°10’10.09″E atau sekitar 15 meter dari titik diduga jatuh. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga di Talau Gondan, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris.

Baca Juga  Kawal Penggunaan Dana Desa, Kejati Sumbar Siap Dampingi Wali Nagari

Operasi SAR kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai. Pada pukul 11.30 WIB dilakukan debriefing dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

Dalam operasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang mengerahkan Rescue Truck, perahu LCR beserta mesin tempel, peralatan SAR air, peralatan medis, serta peralatan komunikasi.

Operasi pencarian melibatkan sedikitnya 75 personel dari berbagai unsur, terdiri atas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, BPBD Kota Pariaman, BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Polsek Pauh Kambar, Satpol Airud Kota Pariaman, serta tim dari Nagari Sunua.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 4 knot sehingga tidak terdapat kendala berarti dalam proses pencarian maupun evakuasi korban. (rdr)