BERITA

Nelayan Gunungsitoli tak Kunjung Pulang Setelah Melaut, Tim SAR Kerahkan Personel dan Drone Lakukan Pencarian

×

Nelayan Gunungsitoli tak Kunjung Pulang Setelah Melaut, Tim SAR Kerahkan Personel dan Drone Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Basarnas Nias bersama nelayan melakukan pencarian warga yang melaut dengan sampan yang dikabarkan menghilang di kawasan perairan sekitar Pantai Bozihona, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. (Foto: SAR Nias/Radarsumbar)

GUNUNGSITOLI, RADARSUMBAR.COM – Kekhawatiran keluarga seorang nelayan asal Desa Simanaere, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, berujung pada laporan pencarian setelah korban tidak kembali dari aktivitas melaut di perairan Bozihona, Kabupaten Nias.

Nelayan tersebut bernama Elfianus Laoli. Ia berangkat memancing pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan satu unit boat menuju kawasan perairan di sekitar Pantai Bozihona, Kecamatan Idanogawo.

Menurut informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, korban biasanya pulang pada sore hari usai melaut. Namun hingga malam hari, Elfianus belum juga kembali ke rumah.

Kondisi itu membuat keluarga dan warga setempat melakukan pencarian secara mandiri. Mereka berupaya mencari keberadaan korban di sekitar wilayah yang diduga menjadi lokasi aktivitas memancing. Meski demikian, pencarian tersebut belum menemukan hasil.

Baca Juga  Pastikan BBM Tepat Sasaran, Dinas Perikanan Pessel Minta Nelayan Teken Pakta Integritas

Keesokan harinya, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 07.40 WIB, keluarga kembali melakukan pencarian. Dalam upaya tersebut, mereka menemukan boat milik korban dalam keadaan tenggelam di sekitar Pulau Onolimbu.

Penemuan itu memperkuat dugaan terjadinya kecelakaan saat korban berada di laut. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias guna memperoleh bantuan pencarian.

Petugas komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias segera menerima dan memverifikasi laporan yang masuk. Setelah memastikan informasi kejadian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias langsung mengaktifkan operasi SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan assessment dan pencarian.

Baca Juga  Kementerian ATR/BPN Percepat Pendaftaran Tanah Wakaf di Seluruh Indonesia

“Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, nelayan, keluarga korban, dan masyarakat,” katanya.

Tim menggunakan sejumlah peralatan utama seperti drone termal, IB 04 Nias, kendaraan Rescue Car Double Cabin, peralatan SAR air, peralatan medis, alat komunikasi, APD, serta kantong jenazah.

Di tengah cuaca berawan yang dilaporkan BMKG, tim gabungan terus menyisir area perairan Bozihona dan sekitar Pulau Onolimbu. Hingga kini, pencarian terhadap Elfianus Laoli masih berlangsung. (rdr/tanhar)