BERITA

Godzilla El Nino Diprediksi Landa Indonesia 2026, Bappenas Minta Antisipasi Dini

×

Godzilla El Nino Diprediksi Landa Indonesia 2026, Bappenas Minta Antisipasi Dini

Sebarkan artikel ini
ilustrasi kekeringan. (dok. istimewa)
ilustrasi kekeringan. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk mengantisipasi potensi fenomena Godzilla El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia pada 2026.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI, Medrilzam, mengatakan fenomena tersebut berpotensi berlangsung cukup panjang dan berdampak besar, terutama pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Nah ini mohon perhatian sekali, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Akan ada gejala Godzilla El Nino yang cukup panjang,” kata Medrilzam di sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu.

Ia menyebutkan, peringatan ini merujuk pada analisis para ahli meteorologi dunia yang memproyeksikan munculnya fenomena tersebut setelah periode bencana hidrometeorologi seperti banjir yang terjadi sebelumnya.

Baca Juga  Antisipasi Gagal Panen, Pemko Pariaman Lakukan Penyemprotan Wereng 

“Setelah kita mengalami banjir-banjir kemarin, pada 2026 akan muncul fenomena Godzilla El Nino,” ujarnya.

Selain berdampak pada pertanian, Bappenas juga mengingatkan potensi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Untuk itu, Medrilzam meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala daerah hingga pemerintah desa, menyiapkan langkah antisipatif sejak dini.

“Kami mohon perhatian dari semua pihak, mulai dari bupati, wali kota, hingga kepala desa, agar ini bisa diantisipasi,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya mitigasi guna mencegah terulangnya kebakaran hutan besar seperti yang terjadi pada 2015.

“Jangan sampai kejadian kebakaran besar seperti 2015 terulang kembali. Kita harus mengantisipasi sejak sekarang,” katanya.

Apalagi, tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, baru saja dilanda banjir bandang dan tanah longsor, dan kini masih dalam tahap pemulihan.

Baca Juga  Malam Ini, Konser 'Rock N' Mob' di Padang Hadirkan Ikmal Tobing

Menurutnya, langkah antisipasi yang masif diperlukan agar potensi ancaman tersebut tidak memperburuk proses pemulihan bencana.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung kondisi global yang tidak stabil, termasuk konflik di Timur Tengah yang turut berdampak terhadap Indonesia. (rdr/ant)