PADANG, RADARSUMBAR.COM – Insiden berdarah terjadi di kawasan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (28/4/2026) siang. Seorang pria bernama Hari Zanto tewas setelah terlibat cekcok dengan pelaku yang masih memiliki hubungan kekerabatan.
Kasubnit Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Ipda Ryan Fermana, mengatakan peristiwa bermula dari perselisihan terkait jadwal jaga malam serta aktivitas keluar-masuk barang di sebuah proyek di wilayah tersebut.
“Pada Selasa siang telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di kawasan Gunung Sarik,” ujar Ryan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di Jalan Gurun Panjang. Pelaku berinisial A mendatangi rumah korban, dan keduanya sempat berbincang di teras sebelum situasi memanas.
Menurut Ryan, pertengkaran dipicu oleh ucapan pelaku yang kemudian dibalas korban hingga terjadi adu mulut. Ketegangan meningkat saat pelaku mengeluarkan pisau dari pinggangnya.
“Korban sempat berusaha menenangkan situasi sambil menghindar dan melarikan diri. Namun saat berlari, korban tersandung kursi dan terjatuh. Pelaku kemudian menusukkan pisau ke bagian perut korban,” jelasnya.
Meski sempat bangkit dan mencoba menyelamatkan diri, korban kembali terjatuh sekitar 10 meter dari lokasi awal. Luka yang diderita korban dinyatakan fatal.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh saksi Nur Erni Yusnita (48). Namun sekitar pukul 13.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.
Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri. Polisi kemudian melakukan pendekatan kepada pihak keluarga hingga akhirnya pelaku diserahkan secara sukarela ke pihak kepolisian pada malam harinya.
Pelaku kemudian diamankan di Posko Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku tidak menyangka perbuatannya berujung kematian. Dorongan keluarga juga menjadi salah satu faktor pelaku akhirnya menyerahkan diri.
Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi nomor LP/B/26/IV/2026/SPKT/Polsek Kuranji/Polresta Padang/Polda Sumatera Barat, dengan dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian.
“Penanganan kasus telah dilimpahkan ke Polsek Kuranji dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup Ryan. (rdr)











